Aspek Transenden Harus ditanamkan dalam Diri Paskibraka 2018

0
494
Kiai Cholil Saat mengisi Pembekalan Spiritual Kepada Calon Pasukan Paskibraka 2018

CHOLILNAFIS.COM, Jakarta-Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, mengingatkan calon Paskibraka 2018 bahwa ada delapan karakter umat beragama dalam berbangsa dan bernegara yang harus mereka hayati.

“Seorang Paskibraka setidaknya harus punya karakter-karakter ini. Dimulai dari kejujuran, tanggung jawab, suka belajar dan berprestasi, memiliki disiplin tinggi, keteguhan pantang menyerah, menghargai keberagaman, semangat berbagi, optimis yang disertai dengan kreatif dan selalu berpikir positif,” kata Kiai Cholil pada Rabu, 01/08/2018.

Pesan ini disampaikan pria yang juga Ketua Bidang Keagamaan International Conference of Islamic Scholars (ICIS) dan Ketua Forum Antar Umat Beragam Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (FAPSEDU) saat memberikan materi malam Diklat Paskibraka pada Rabu, 1 Juli 2018.

Baca Juga : https://www.liputan6.com/health/read/3608108/8-karakter-umat-beragama-ini-harus-ada-di-diri-paskibraka-2018

https://www.antaranews.com/berita/732358/mental-paskibraka-2018-dapat-gemblengan

Menurut Kiai Cholil, tidak berguna ilmu seseorang jika di dirinya tidak tertanam rasa takut terhadap Tuhan. Pengasuh Pondok Pesantren cendekia Amanah, Depok ini juga mengingatkan, bahwa kesuksesan Paskibraka saat bertugas pada HUT ke-73 RI tidak lepas dari campur tangan Tuhan.

Kiai Cholil menyebutnya dengan aspek Transenden, agar menjadi motivasi dan kesadaran para Paskibraka bahwa manusia punya keterbatasan, sehingga perlu keterlibatan Tuhan yang mempunyai kekuasaan tidak terbatas, dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya.

Kiai Cholil Saat mengisi Pembekalan Spiritual Kepada Calon Pasukan Paskibraka 2018

 

Tuhan akan menjabah doa-doa umat-Nya yang meminta dengan sungguh-sungguh. Dan satu hal yang harus diingat bahwa doa orangtua adalah yang paling mujarab.

“Berlatih secara maksimal agar tampil optimal dengan tetap berharap yang terbaik dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” Lanjut Kiai Cholil.

Selanjutnya, Cholil menyampaikan bahwa wujud implementasi dari karakter umat beragama dalam berbangsa dan bernegara adalah perilaku ‘kesalehan sosial’ di dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat. (fz/Adm)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here