Latarbelakang dan Tujuan Program Berantas Buta al-Qur’an Metode “MAMA-PAPA”

0
351
  1. Latar Belakang

Kepadatan populasi manusia di Indonesia sekarang ini semakin bertambah dan berkembang setiap tahunnya. Dengan bertambahnya populasi manusia maka secara tidak langsung memunculkan dua dampak, yakni dampak positif dan negatif. Dampak positifnya bahwa dengan bertambahnya populasi maka dapat meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi. Adapun dampak negatifnya dapat memunculkan tiga segi yang sangat dominan.

  1. Sosial ekonomi, seperti kriminalitas masyarakat;
  2. Terciptanya kelas sosial baru yakni masyarakat urban yang menambah maraknya kehidupan anak-anak yang hidup dijalanan. Tercatat pada kementerian sosial RI di tahun 2016 jumlah anak jalanan sebanyak 4,1 juta orang. Sedangkan untuk di provinsi DKI Jakarta jumlah anak jalanan terbanyak dengan jumlah 7,600 orang;
  3. Pendidikan dan kesehatan; Jika jumlah penduduk pada suatu Negara melebihi batas normal, dan kebijakan-kebijakan pemerintah yang ada tidak dilaksanakan, maka penduduk tidak akan mendapatkan layanan kesehatan dan pendidikan yang memadai. Rendahnya kualitas pendidikan dan kesehatan adalah salah satu faktor yang menyebabkan suatu negara rendah akan sumber daya manusianya;
  4. Lingkungan hidup; Jumlah penduduk harus berbanding lurus dengan luas pemukiman. Masalah terjadi ketika lahan untuk pemukiman tidak lagi cukup untuk menampung banyaknya penduduk. Untuk mengatasi masalah ini, penduduk pun mengubah lahan pertanian atau hutan menjadi areal pemukiman baru.

Menanggapi hal tersebut di atas, kami Yayasan Investa Cendekia Amanah akan mengadakan program Berantas Buta Al-Qur’an melalui pendidikan dan pengajaran baca Al-Qur’an serta motivasi kepada anak-anak jalanan di wilayah provinsi DKI Jakarta sebagai bentuk sumbangsih dan mempersiapkan sumberdaya manusia yang lebih baik dimasa yang akan datang dibawah naungan Al-Qur’an.

2. Maksud danTujuan

Maksud dan tujuannya yaitu memberikan pendidikan dan pengajaran membaca Al-Qur’an kepada anak jalanan, yang nantinya akan memotivasi mereka untuk lebih giat dan semangat dalam menjalani kehidupan.

3. Nama Kegiatan

Berantas Buta Al-Qur’an Yayasan Investa Cendekia Amanah Metode “MAMA-PAPA”

4. Tema Kegiatan

“Melalui Pendidikan dan pengajaran Al-Qur’an, membangun Sumber Daya Manusia yang unggul di provinsi DKI Jakarta”

5. Waktu dan Tempat Kegiatan

Waktu kegiatan hanya selama 2 x 2 jam dalam seminggu.

Adapun hari dan tanggal pelaksanaan disesuaikan dengan kesepakatan dengan agenda di rumah singgah bagi anak-anak jalanan.

6. Peserta

  1. Peserta adalah anak jalanan yang ada di rumah-rumah singgah di wilayah DKI provinsi Jakarta;
  2. Jumlah peserta untuk kegiatan Berantas Buta Al-Qur’an, sebanyak 15 anak untuk tiap wilayah DKI Jakarta, maka jumlah peserta sebanyak 75 anak untuk tiap satu bulannya;
  3. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 5 bulan, maka program ini akan menjaring peserta sebanyak 375 anak jalanan;
  4. Peserta adalah mereka yang memang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

7. Sumber Dana Kegiatan

Dana kegiatan Berantas Buta Al-Qur’an untuk anak-anak jalanan di provinsi DKI Jakarta menggunakan dana bantuan dari lembaga-lembaga pemerintahan maupun dari donatur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here