Konsultasi: Hukum Melantangkan Bacaan al-Qur’an Saat Terdengar Adzan

0
717
Dokumen Pribadi KH M Cholil Nafis

Pertanyaan :

            Ustadz, pada saat saya sedang membaca Al-Quran kemudian terdengar suara adzan dari masjid di sebelah rumah saya, saya bingung apakah terus membaca Al-Quran karena itu juga ibadah atau berhenti mendengarkan dan menjawab adzan ? Mohon penjelasannya usatdz. Terima kasih

Zainal Musthofa, Jamaah Masjid Al-Ikhlas Bogen Surabaya

Jawaban :

            Pak Zainal Mushthofa yang saya hormati, ketika seorang muslim mendengarkan suara adzan maka hendaknya  menjawab adzan seperti yang diucapkan oleh mu’adzin. Sebagaimana hadits dari Abi Said al-Khudri bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Apabila kamu sekalian mendengarkan panggilan (adzan), maka jawablah sebagaimana yang diucapkan oleh orang yang adzan” (H.R. al-Jamaah)

            Dari hadits tersebut para ulama menyimpulkan bahwa ibadah yang paling utama pada saat mendengar adzan adalah menjawab adzan. Baik dia itu suci atau sedang hadats, junub,  haid atau nifas.  Jika seorang sedang  belajar, mengajar, pengajian, bekerja, berdzikir, berdo’a atau sedang membaca Al-Quran pun, hendaknya berhenti sejenak  untuk mendengarkan  dan menjawab adzan, kecuali orang yang sedang salat, di WC atau bersetubuh dengan isteri.

            al-Imam al-Nawawi menjelaskan, “ Sahabat-sahabat kami berkata, dan disunahkan menjawab adzan bagi setiap orang yang mendengarkannya, baik dia suci atau hadats, junub atau haid, besar atau kecil, karena adzan itu dzikir dan mereka semua (junub, haid, nifas) tidak dilarang  berdzikir. Diperkecualikan dari itu orang  yang sedang salat dan sedang buang air besar di WC  serta orang yang sedang bersetubuh dengan isteri, kemudian jika selesai maka hendaknya menjawab adzan walaupun sudah terlambat. Shohib Al-Hawi menegaskan bahwa jika seorang mendengar adzan sedangkan dia sedang membaca Al-Quran, berdzikir, pengajian atau semacamnya, maka hendaknya menghentikannya dan menjawab muaddzin.  Kemudian setelah selesai adzan maka lanjutkanlah jika mau.”  (Al-Majmu’ Syarhul Muhaddzab : 3/118)

            Pak Zainal Mushthofa yang budiman, membaca Al-Quran itu memang banyak  pahalanya karena setiap membaca satu huruf mendapatkan satu kebaikan dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepulu kali kebaikan, bahkan paling utamanya ibadah setelah salat wajib itu membaca Al-Quran, walaupun pembaca itu tidak faham artinya apa lagi kalau kemudian memahami artinya dan mengamalkan, maka insya Allah termasuk ahlulqur’an yang tentu ahlul jannah.

            Namun jika sedang membaca Al-Quran Pak Zainal mendengarkan adzan dari masjid sebelah,  sebaiknya hentikan dahulu ibadah membaca Al-Quran dan menjawab adzan, setelah itu segera ke masjid melaksanakan salat qobliah kemudian melanjutkan bacaan Al-Quran  sambil menunggu jamaah, lalu salat jamaah bersama, tentu nilai keutamaanya berlipat ganda.  Semoga amal  Pak Zainal dan kita semua dikabulkan oleh Allah swt. Amiin yaa Mujibassailiin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here